Pages

Friday, March 22, 2019

Tips Menderek Mobil Mogok


Saat ini meski sudah memasuki ujung musim penghujan, namun justru saat ini sering muncul hujan yang muncul secara tiba-tiba dengan curah hujan tinggi. Tentu saja banjir dapat dengan mudah muncul dimana saja dan menyebabkan sejumlah kendaraan mogok mulai dari roda dua hingga roda empat atau lebih. Untuk roda dua tentu saat mogok dapat dengan mudah didorong. Lalu bagaimana dengan roda empat? Tentu saja perlu untuk diderek dengan kendaraan lain. Bisa saja kita memanggil jasa professional, namun jika dalam kondisi tertentu, kadang bisa sangat sulit untuk mendapatkan jasa towing professional, misalkan akibat banyaknya kendaaran mogok  oleh banjir. Jika kita ingin menderek kendaraan mogok dengan kendaraan pribadi lainnya tidak dapat sembarangan. Yuk simak tipsnya berikut ini.



  • Perhatikan bobot mobil.
    Yang sangat penting adalah bobot mobil yang hendak menderek haruslah lebih berat dari mobil yang mogok serta memang memiliki power yang cukup. Tentunya tidak mungkin untuk menderek Pajero Sport dengan Agya. Jika kita memaksakan menderek menggunakan mobil berbobot lebih ringan akan memberikan beban yang terlalu besar untuk mesin mobil yang digunakan untuk derek.
  • Siapkan tali penarik yang kuat.
    ingat bobot mobil bisa mencapai berat beberapa ton. Tentunya harus menyiapkan tali dengan kekuatan yang sesuai. Tali baja lebih cocok untuk tugas ini daripada tali tambang plastik. Sebab sangat berbahaya jika saat menderek lalu tiba-tiba talinya putus. 
  • Pasang tali derek di tempat yang tepat.
    Setiap mobil memiliki tempat yang berbeda untuk meletakkan tali penarik. Sejumlah mobil memang memiliki tempat pengait untuk menderek mobil lain yang mudah dijangkau. Namun beberapa mobil letak pengait justru tersembunyi. Yang pasti adalah tidak memasang tali penarik langsung pada bemper depan maupun belakang, lalu jangan pula menaruh tali penarik ada bagian suspensi. Pemasangan tali pada suspensi dapat merusak kaki-kaki mobil. Jika anda bingung letak untuk mengaitkan tali dapat merujuk pada manual setiap mobil.
  • Perhatikan panjang tali penarik
    Tali penarik sebaiknya jangan terlalu pendek maupun terlalu panjang. Idealnya adalah kurang lebih sepanjang 1 mobil. Jika terlalu pendek tentunya kurang memberikan kesempatan pada pengemudi mobil yang diderek untuk bereaksi jika terjadi pengereman. Jika terlalu panjang juga dapat menyusahkan saat berbelok.
  • Selalu perhatikan safety riding.
    Berjalanlah dengan lambat. Selain demi keselamatan berkendara, saat berjalan lambat berarti kita lebih menggunakan gigi torsi yang memiliki power untuk menarik beban berat. Akselerasi kendaaraan penarik haruslah perlahan, hal ini penting untuk mencegah tali terhentak dan putus. Kemudian gunakan lampu hazard seperlunya. Nyalakan lampu utama, baik pada mobil yang menarik maupun yang ditarik. Untuk lampu sign saat berbelok perlu dinyalakan lebih jauh daripada biasanya.
Semoga dengan memperhatikan tips diatas dapat dengan aman menderek kendaraan lain yang mogok di jalan.